Kasus HIV/AIDS di DKI Naik 100 Persen

Berita8.com – Kamis, 17/03/2011, Jumlah kasus AIDS di Jakarta mengalami peningkatan hingga 100 persen. dari hasil riset  hasil riset Seksi Surveilans Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta  per November 2010, jumlah kasus AIDS mencapai 1.380 kasus dengan 278 kasus kematian.

Padahal pada tahun 2009, jumlah kasus AIDS di DKI Jakarta hanya 603 kasus dengan 175 kasus kematian.  Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta, Rohana Manggala, memaparkan, dari data 2010 lalu, berdasarkan jenis kelamin, 78 persen di antaranya adalah laki-laki dan 22 persen adalah perempuan.

Sedangkan berdasarkan faktor risiko, 50 persen adalah pengguna narkoba dengan jarum suntik dan 44 persen adalah heteroseksual.

Berdasarkan rentang golongan umur, sebesar 4 persen usia 15-24 tahun, 86 persen usia 25-44 tahun dan 6 persen usia lebih dari 44 tahun.

Dijelaskannya, selama ini ibu rumah tangga (IRT) dianggap bukan kelompok risiko tinggi tertular HIV. Namun, berdasarkan data KPAP DKI per Agustus 2010, jumlah IRT yang terdeteksi mengidap HIV/AIDS mencapai 12 persen dari total penderita HIV dan AIDS yang mencapai 1.238

Dari sejumlah wilayah di DKI Jakarta, Jakarta Pusat terdapat 358 kasus, dengan 218 kasus HIV dan 140 kasus AIDS. Jakarta Utara sebanyak 303 kasus, dengan 160 kasus HIV dan 143 kasus AIDS.

Jakarta Barat sebanyak 347 kasus, dengan 216 kasus HIV dan 131 kasus AIDS. Jakarta Selatan sebanyak 372 kasus, dengan 177 kasus HIV dan 195 kasus AIDS. Jakarta Timur sebanyak 501 kasus, dengan 217 kasus HIV dan 501 kasus AIDS

“Pada akhir Desember 2010 lalu, KPAP DKI bekerja sama dengan tim ahli Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UI melakukan rapid assessment yang mengukur efektivitas program pencegahan melalui KIE di DKI Jakarta,” katanya, di acara temu media kerja sama KPAP DKI Jakarta dan Kemitraan Australia Indonesia di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (17/3/2011).

Dikatakan Rohana, riset ini untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat tentang masalah HIV/AIDS, khususnya di kalangan stakeholder dan masyarakat di Jakarta.

Menurutnya, hasil riset dengan pendekatan ilmu kesejahteraan sosial menunjukkan secara umum pemahaman responden tentang HIV dan AIDS baik dalam hal pengertian, cara penularan, cara pencegahan, dan ciri seseorang yang terinfeksi HIV dan AIDS sudah baik yaitu mencapai 84 persen.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s