Konseling HIV Gratis Bagi Ibu

Peningkatan jumlah pengidap HIV positif pada bayi membuat para ibu khawatir. Pemerintah menyediakan konseling dan tes HIV secara gratis kepada para ibu. Hal itu penting agar ibu pengidap HIV bisa segera mendapat perawatan untuk mencegah penularan pada bayi.

Konseling dan tes HIV gratis bagi para ibu berjalan melalui kerja sama Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Di Yogyakarta, kelompok PKK bisa meminta Dinas Kesehatan setempat agar para ibu rumah tangga yang dicurigai mengidap HIV bisa melakukan tes dan konseling gratis.

Kabid Pencegahan Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Daryanto Chadorie mengatakan, program pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi baru bisa dilakukan di RSUP Dr Sardjito sehingga apabila ada ibu dengan pengidap HIV mau melahirkan, harus di rumah sakit tersebut.
Menurut Daryanto, ibu mengidap HIV yang melahirkan bayi positif HIV ini kebanyakan ibu rumah tangga dan tidak mengetahui tertular dari suaminya. Sejak 1993 sampai Desember 2011, ibu rumah tangga yang terkena HIV sebanyak 150 orang di DIY. Kasus ini terus mengalami peningkatan.

Panitia Tim Penanggulangan HIV/AIDS Anak RSUP Dr Sardjito, dr Ida Savitri Laksnawati, mengatakan, sekitar 30 persen anak yang dirawat di RSUP Dr Sardjito diketahui HIV/AIDS setelah sebelumnya datang ke rumah sakit karena gizi buruk dan 37 persen karena diare tidak sembuh-sembuh.

“Kadang dokter tidak mengetahui bahwa anak tersebut menderita HIV/ AIDS,“ katanya. Dokter baru mengetahui seorang anak mengidap HIV setelah tes. Pengobatan lini pertama tidak mengalami hambatan, namun pengobatan lini kedua terkendala obat yang tidak selalu tersedia.
Di Bandung, Jawa Barat, pelayanan bagi kelompok berisiko rendah tertular HIV, seperti ibu rumah tangga, terus mengalami peningkatan.
Tujuh puskesmas yang melayani kelompok berisiko rendah adalah Puskesmas Sa lam, Kopo, Kijangsari, Ujungberung Indah, Ibrahim Adji, dan Sarijadi. Di tujuh puskesmas itu, terdapat tenaga konseling.
Selain itu, terdapat kelompok Warga Peduli AIDS yang sudah tersebar di 21 kecamatan. Ia mengatakan, kelompok ini akan dibentuk di seluruh kecamatan yang berjumlah 30 kecamatan. Kelompok ini beranggotakan ibu rumah tangga dan para relawan lain. Sosialisasi lewat kelompok ini sangat efektif.

Peningkatan jumlah bayi pengidap HIV menjadi tren di sejumlah daerah. Di Cirebon, Jawa Barat, sejak 2006 hingga sekarang terdapat 29 balita yang mengidap HIV karena tertular oleh ibu yang juga mengidap penyakit yang sama. Dari jumlah itu, saat ini sudah ada yang meninggal.

Dinkes Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatat, empat balita terinfeksi HIV, tapi jumlah riil di lapangan bisa lebih banyak. Kepala Dinkes Kabupaten Karawang Yuska Yasin mengatakan, balita itu terinfeksi sejak dalam kandungan. Penderita HIV/AIDS di Karawang mencapai 270 orang.

Di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terdapat 14 balita yang mengidap HIV/AIDS karena tertular ibu kandung. Belasan balita ini tengah di tangani intensif tim medis. Mereka mendapatkan asupan susu secara normal dan diberikan obat-obatan. Selain itu, ada 50 balita terdampak HIV/ AIDS karena tinggal di lingkungan yang rawan penyebaran.

Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terungkap 10 kasus pada Desember 2011. Sedangkan, selama Januari 2012 terdapat empat kasus. Sejak 1997, jumlah penderita HIV/ AIDS sebanyak 176 orang, enam orang di antaranya adalah balita.

Republika, 21 feb 2012

Advertisements

2 thoughts on “Konseling HIV Gratis Bagi Ibu

  1. Mengkutif komentar kepala dinas kesehatan Karawang “Dinkes Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatat, empat balita terinfeksi HIV, tapi jumlah riil di lapangan bisa lebih banyak. Kepala Dinkes Kabupaten Karawang Yuska Yasin mengatakan, balita itu terinfeksi sejak dalam kandungan. Penderita HIV/AIDS di Karawang mencapai 270 orang. Saya belum mengerti jumlah kasus yang terlaporkan. Namun ketika di jangkau kembali kasus HIV dilapangan. Ditemukan sekitar 15 – 20 orang yang masih hidup. mungkin saran kami, dinkes karawang harus pisahkan beberapa sumber penemuannya, apakah dari kegiatan surveiland ataukah dari kegiatan VCT yang ada di LSM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s